Petuah Jaka Potter (JAringan KAmus POTensial TERlengkap)

Jembalang: Hama Kebun yang Menyenangkan.

Edisi ke-206 dari Petuah Jaka Potter

Adakah dari kalian yang sudah mencoba untuk bermain lempar martil dengan satwa yang tinggi maksimalnya hanya mencapai satu kaki yang dikenal juga sebagai hama kebun di kelas Pemeliharaan Satwa Gaib? Belum? Berarti kamu belum kenal apa itu Jembalang? Yuk mari berkenalan dengan satwa gaib yang satu ini!
 

Apa Itu Jembalang?

Jembalang, atau yang biasa disebut Gnome, adalah satu satwa gaib dengan klasifikasi XX yang biasa ditemui di kebun-kebun para penyihir di Eropa Utara dan Amerika Utara. Jembalang juga biasa disebut dengan Gernumblies kalau sedang bergerombolan, atau mau pakai bahasa ilmiahnya? Ada loh! Nama ilmiah untuk Jembalang adalah Gernumbli gardensi. Sebetulnya, Jembalang tidak begitu berbahaya, namun, kebiasaannya untuk menyelinap ke kebun para penyihir untuk mencuri sayuran dan cacing membuat mereka cukup tidak disukai.
 

Ciri Fisik Jembalang

Jembalang biasanya berwarna cokelat dan memiliki kepala yang besarnya tak proporsional, bergelombang, serta botak, sehingga membuat mereka tampak seperti kentang yang mempunyai kaki. Jembalang juga memiliki gigi yang tajam dan bisa mengigit kalau terprovokasi. Kaki mereka juga keras dan kurus, dan sama sekali tidak mirip dengan hiasan taman yang disebut-sebut sebagai Gnome buatan Muggle, kalau kalian masih membayangkan Jembalang dengan wujud seperti itu, mungkin kamu harus main ke kebun milik juru kunci Hogwarts? xD
 

Kehidupan Jembalang

Jembalang tinggal di liang bawah tanah yang dikenal sebagai Gnomeholes, di tempat inilah mereka menggali dan memakan akar tanaman dan cacing-cacing, sehingga membentuk tumpukan tanah kecil di sekitar kebun, mirip seperti lubang buatan tikus tanah, hal inilah yang menjadi alasan mengapa para penyihir tidak menyukai kehadiran mereka. Oh, Jembalang nampaknya juga lebih senang untuk tinggal di kebun milik penyihir dibandingkan kebun milik Muggle? Kenapa ya kira-kira? Apa karena Muggle tidak menanam tanaman sihir? xD. Jembalang berkembang biak dengan cepat juga, dan predator asli mereka adalah Jarvey. Fakta yang mengejutkannya lagi adalah... Ternyata Jembalang suka dengan Kacang Segala Rasa Bertie Bott, lho!
 

Reputasi Jembalang

Walau banyak yang membenci Jembalang, termasuk Rubeus Hagrid yang menyuruh siswa-siswinya mengalahkan Jembalang saat berada di kelasnya. Namun ada beberapa dari sekian banyak orang yang percaya kalau Jembalang aslinya memiliki kemampuan sihir yang unik, Xenophilius Lovegood dan Luna Lovegood contohnya, mereka percaya kalau air liur Jembalang memiliki keajaiban untuk meningkatkan kreativitas seseorang, lho! Bahkan Xenophilius meneliti langsung tentang kebenarannya.
 

Mau Bermain dengan Jembalang? Begini caranya

Ada dua cara untuk membasmi Jembalang, cara pertama yaitu menggunakan Jarvey, namun cara menggunakan Jarvey ini dianggap sebagai metode yang cukup kejam. Jadi, beberapa orang memilih untuk mengusir Jembalang dari kebun mereka dengan cara kedua, yaitu mengayunkannya berputar-putar hingga pusing, lalu melemparkannya ke seberang tembok kebun. Teknik ini mirip dengan olahraga lempar martil, bedanya, kita pakai Jembalang! Nah, uniknya Jembalang betulan memiliki kemampuan untuk berbicara, atau setidaknya mengeluarkan suara untuk berteriak “Lepaskan aku!” saat tertangkap. Mereka juga bisa berteriak saat dilempar dan menggerutu saat mengumpulkan kesadaran. Omong-omong, Jembalang juga bisa belajar bahasa umpatan

Walaupun begitu, saat proses “de-gnoming” (kegiatan memutar dan melempar Jembalang) sedang dilakukan, Beberapa Jembalang yang masih berada di dalam tanah akan bergegas keluar dari liang mereka untuk melihat apa yang menyebabkan keributan, yang justru membuat mereka lebih mudah ditangkap. Oh, ada satu catatan lagi, kalau kamu tidak melakukan proses "de-gnoming" dengan benar, mereka bisa menertawakanmu!
 

Beberapa Sejarah mengenai Jembalang

  • Pada masa studi Sirona Ryan dan Philomena di Hogwarts, mereka pernah mengunjungi rumah Aidan dan Dorothy Sprottle dan mendengarkan nyanyian Jembalang yang sumbang.
  • Pada tahun 1990–1991, Bill Weasley pernah mengajarkan siswa-siswi kelas tujuh untuk kelas Pertahanan terhadap Ilmu Hitam tentang cara menangani gnome dalam salah satu kelas tambahan pada jam malam. Ia juga mengklaim bahwa Jembalang adalah makhluk yang cukup berbahaya.
  • Pada musim panas 1992, keluarga Weasley mengajarkan Harry Potter cara mengusir Jembalang, karena taman di rumah mereka, The Burrow, telah dipenuhi oleh Jembalang.
  • Pada musim panas 1994 di The Burrow, Crookshanks sempat menikmati kegiatan mengejar Jembalang di sekitar taman milik keluarga Weasley, karena ia belum pernah melihat makhluk tersebut sebelumnya.
  • Pada Natal bulan Desember 1996, keluarga Weasley memingsankan seekor Jembalang, lalu mengecatnya dengan warna emas, kemudian memasukkannya ke dalam balutan tutu mini untuk digunakan sebagai hiasan puncak pohon Natal. Pada saat ini pula, kaki Fred Weasley juga tergigit oleh Jembalang saat mengambil wortel untuk makan malam mereka.
 
Itu dia serba-serbi Jembalang! Hama kebun yang cukup menyenangkan untuk diajak bermain. Jadi sudah pernahkah kamu bertemu dan melakukan "de-gnome" pada Jembalang? Tuliskan ceritamu di kolom komentar ya!
 
Jika kamu tertarik untuk menjadi Relawan Penulis Petuah Jaka Potter, harap menghubungi Lynx Ainsleight!
ditulis oleh Lynx Ainsleight

coded by Issie
random name generator by Susie