Petuah Jaka Potter (JAringan KAmus POTensial TERlengkap)
Emma Thompson: Sosok yang Serba Bisa.
Edisi ke-204 dari Petuah Jaka Potter
Sudahkah kalian masuk kelas ramalan hari ini? Pernahkah kalian mendengar salah satu ramalan paling terkenal dari profesor ramalan mengenai Harry Potter? Salah dua dari ramalan yang dituliskan mengenai Harry Potter ternyata datangnya dari Sybill Trelawney yang diperankan oleh Emma Thompson!
Siapakah Emma Thompson?
Dame Emma Thompson adalah aktris dan penulis skenario dari Britania Raya. Beliau lahir pada tanggal 15 April 1959 di Hammersmith, London, Inggris. Karirnya dalam layar lebar dan panggung mencapai empat dekade, membuatnya banyak meraih penghargaan, seperti dua piala untuk Academy Awards, tiga piala untuk BAFTA Awards, dua piala untuk Golden Globe Awars dan Primerime Emmy Awards. Atas karya dan kerja kerasnya, beliau diangkat menjadi Dame (DBE) oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 2018 untuk kontribusinya atas drama.
Karir Awal Emma Thompson
Emma lahir dari dua orang tua yang berbakat pada bidang yang sama. Ibunya, Phyllida Law adalah aktris dari Skotlandia, sedangkan ayahnya, Eric Thompson adalah aktor dan penulis serial televisi terkenal, The Magic: Roundabout. Ayah baptisnya adalah sutradara dan penulis, sedangkan adiknya, Sophie Thompson, juga adalah seorang aktris. Ini membuat Emma dikelilingi oleh lingkungan yang terjun langsung pada seni, terutama seni pertunjukan. Emma juga menempuh pendidikannya di Newnham College, Cambridge, di mana ia menjadi anggota grup Footlights, yang juga berisikan oleh orang-orang yang berkecimpung di dunia yang sama, termasuk Stephen Fry dan Hugh Laurie. Hebatnya, kelompok ini juga memenangkan Penghargaan Perrier di Edinburgh Festival Fringe untuk pertunjukan sketsa mereka yang berjudul The Cellar Tapes. Maka dari itu, beliau-pun mengatakan menjadi aktris memang sudah menjadi takdirnya, "Surrounded by creative people and I don't think it would ever have gone any other way, really."
Emma tidak langsung mulai dari layar lebar, namun menitiki banyak serial televisi, beberapa diantaranya adalah Injury Time (oleh BBC Radio 4), There’s Nothing to Worry About! (oleh ITV), dan Saturday Night Fry (oleh BBC Radio 4). Peran profesionalnya jatuh pada tur panggung dari Not the Nine O’Clock News pada 1982. Lalu beliau mementaskan panggung musikalnya dengan judul Me and My Girl bersama Robert Lindsay yang menjadi titik awal dari kepopuleran beliau, walau ternyata beliau cukup kapok untuk memerankan Sally Smith pada panggung itu karena merupakan peran yang cukup berat menurutnya.
Pengakuan dari Seluruh Dunia
Emma Thompson senang sekali berkreasi dengan karya-karya orisinal milik Shakespeare, lho! Beliau mengambil peran pada satu film adaptasi Henry V dan dua pertunjukan panggung dari A Midsummer Night's Dream and King Lear. Berkat projek-projek ini, nama beliau makin meroket dan sampai titik di mana ia memerankan Howards End, yang masuk 9 nominasi penghargaan Academy Awards dimana ketiga kemenangan yang berhasil diraih, salah satu diantaranya adalah milik Emma Thompson untuk kategori Aktris Terbaik! Selain Academy Awards, beliau juga mendapatkan satu piala Golden Globe dan BAFTA untuk projek yang sama!
Walau dalam karirnya beliau cukup banyak membuat projek untuk sampai ke titik ini. Emma Thompson justru tidak berpuas diri, beliau berkecimpung di banyak sekali film layar lebar bersama nama-nama yang mungkin sudah familiar juga di telingamu, misalnya Keanu Reeves, Denzel Washington, dan masih banyak lagi. Dalam perjalanannya ini, ia banyak sekali meraih nominasi untuk aktingnya!
Emma Thompson tetap mengepakkan sayapnya, bahkan ke Hollywood! Debut pertamanya adalah bersama film berjudul Junior, lalu dengan film dengan tajuk Sense and Sensibility, pada film yang ini beliau juga menulis skenarionya, lho! Dan tidak disangka-sangka, dengan Sense and Sensibility ini beliau mendapatkan dua penghargaan Oscar sekaligus untuk Aktris Terbaik dan Best Adapted Screenplay. Membuat Emma Thompson menjadi satu-satunya orang yang memenangkan dua penghargaan untuk akting dan penulisan skenario sekaligus pada penghargaan Oscar!
Emma Thompson, Harry Potter, dan Nanny McPhee
Setelah menjadi ibu pada 1999, Emma Thompson memutuskan untuk mereduksi beban kerjanya dan fokus menjadi ibu nih! Beliau hanya memerankan peran sampingan, pun ia baru terjun kembali atas permintaan temannya pada 2000. Walaupun begitu, pada 2001 beliau mulai menerima pekerjaan dan langsung mendapatkan pemeran utama pada film televisi HBO bertajuk Wit, yang lagi-lagi sukses meraih nominasi untuk Golden Globes, Emmys, dan Screen Actors Guild Awards.
Sebelum berperan sebagai Sybill Trelawney, beliau sempat bermain bersama Alan Rickman untuk film Love Actually di mana ia mendapatkan nominasi BAFTA! Sebelum akhirnya bermain sebagai profesor ramalan yang kita kenal untuk serial Harry Potter, walau tidak mendapatkan satu nominasi, pekerjaan beliau dinilai sangat menyenangkan bagi rekan dan kru yang bekerja sama dengannya.
Selain bermain di Harry Potter yang merupakan serial besar, beliau juga bermain sebagai Nanny McPhee dan dia lagi-lagi menjadi penulis skenario pula! Kerennya, film ini sukses menjadi film nomor 1 di UK pada saat itu dan mendapatkan 122 Miliar Dollar Amerika! Keren banget, bukan?
Karirnya Masa Kini
Emma Thompson masih sering muncul dan menjadi produser untuk banyak film-film terkenal loh, mungkin salah satu dua projeknya yang paling kalian kenal adalah Brave dan Cruella. Emma Thompson mengisi suara untuk Ratu Elinor (Ibu dari Merida) pada Brave dan berperan sebagai Baroness untuk Cruella! Baroness digambarkan sebagai sosok designer yang dikenal penuh dengan jiwa seni yang tinggi, yang karyanya dinilai sangat apik dan dipuja-puja oleh semua orang. Tidak terkecuali tokoh utama kita, Estrella, yang diperankan oleh Emma Stone. Perannya sebagai Baroness menuai pujian banyak kritikus, lagipula siapa yang tidak terkesima oleh akting beliau untuk film ini? Yang sudah pernah menonton Cruella pasti setuju, kalau belum, coba tonton setelah membaca artikel ini? xD Ternyata banyak sekali karya-karya dari Emma Thompson yang bahkan tidak bisa saya tulis satu-persatu. Apakah kamu pernah menonton karya beliau selain Harry Potter? Tuliskan kisahmu di kolom komentar ya!