Pelahap Maut: Kelompok Elitis yang Meneror Dunia Sihir.
Edisi ke-190 dari Petuah Jaka Potter
Pelahap maut?! Mendengar namanya saja sudah bergidik ngeri, bukan? Apakah maksudnya mereka… penyihir pencabut nyawa? Tidak, bukan seperti itu definisinya, walaupun memang mendatangkan maut /ya. Pelahap Maut (Death Eaters) adalah kelompok penyihir gelap radikal pengikut setia Lord Voldemort, yang bertujuan menegakkan supremasi darah murni dan menguasai dunia sihir dengan kekerasan. Mereka ditandai dengan Tanda Kegelapan di lengan kiri, mengenakan jubah dan topeng, serta aktif selama Perang Penyihir Pertama dan Kedua sebelum akhirnya kalah. Dengan tujuan utama mereka memusnahkan Muggle (non-sihir) dan penyihir kelahiran Muggle, serta mendirikan tatanan baru yang dipimpin Voldemort.
Asal-Usul dan Sejarah Pelahap Maut
Pelahap Maut, dahulu dikenal sebagai Ksatria Walpurgis (Knight of Walpurgis). Kebanyakan Pelahap Maut percaya pada ideologi supremasi darah murni. Namun, ada yang bergabung karena ambisi, takut pada Voldemort, atau bahkan dipaksa lewat ancaman dan pemerasan.
Kelompok ini dibentuk oleh Tom Marvolo Riddle (Lord Voldemort) sebelum tahun 1970. Anggota awalnya adalah teman-temannya saat sekolah di Hogwarts, sebagian besar dari asrama Slytherin. Selama Perang Penyihir Pertama dan Kedua, Voldemort menggunakan mereka sebagai pasukan elit yang terlatih dalam Ilmu Hitam untuk menyebarkan teror dan merebut kekuasaan dari Kementerian Sihir.
Anggota diberi Tanda Kegelapan, simbol tengkorak dengan ular keluar dari mulutnya. Tanda ini digunakan untuk memanggil mereka dan dianggap sebagai kehormatan tertinggi. Mereka memanggil Voldemort sebagai “Penguasa Kegelapan” dan percaya bahwa Horcrux membuatnya abadi.
Selama Perang Penyihir Pertama, Pelahap Maut melakukan serangan rahasia, penyiksaan, dan pembunuhan terhadap penyihir dan Muggle. Mereka sering meninggalkan Tanda Kegelapan di tempat pembunuhan untuk menakut-nakuti dunia sihir. Mereka dilawan oleh Orde Phoenix dan Kementerian Sihir.
Setelah Voldemort menghilang karena mencoba membunuh Harry Potter, Pelahap Maut menjadi kacau. Banyak yang ditangkap dan dipenjara di Azkaban tanpa pengadilan atas kebijakan keras Barty Crouch Sr. Beberapa orang, seperti Sirius Black, juga dipenjara meski tidak bersalah.
Sebagian Pelahap Maut berhasil lolos, dengan alasan mereka berada di bawah Kutukan Imperius, seperti Lucius Malfoy, atau dengan membelot seperti Igor Karkaroff. Banyak yang kembali ke masyarakat, meski orang-orang tetap curiga pada mereka.
Salah satu kejahatan paling keji mereka adalah menyiksa keluarga Longbottom hingga gila, demi mencari informasi tentang Voldemort. Mereka akhirnya ditangkap dan dipenjara di Azkaban. Ada juga Pelahap Maut yang melawan hingga tewas saat ditangkap.
Pada Piala Dunia Quidditch 1994, sekelompok Pelahap Maut menyerang perkemahan dan menyiksa keluarga Muggle hanya untuk hiburan. Barty Crouch Jr. meluncurkan Tanda Kegelapan ke langit, dan para Pelahap Maut melarikan diri karena takut dimarahi Voldemort karena tidak setia.
Ideologi dan Kepercayaan
Para Pelahap Maut banyak yang berasal dari atau mengaku berasal dari keluarga penyihir berdarah murni kuno. Mereka menganut supremasi darah murni; gagasan bahwa penyihir lebih unggul daripada Muggle, dan penyihir berdarah murni lebih unggul daripada penyihir kelahiran Muggle. Ditunjukkan ketika Scorpius Malfoy melakukan perjalanan waktu ke realitas alternatif di mana Pelahap Maut menang, tujuan utama Voldemort adalah penaklukan dunia Muggle oleh para penyihir.
Selain itu, Pelahap Maut berencana untuk membatasi penggunaan sihir hanya kepada mereka yang berdarah murni atau berdarah campuran. Sistem yang mereka miliki sangat mirip dengan sistem yang digunakan oleh keluarga seperti keluarga Black, yang secara rutin menghancurkan catatan Squib dan pengkhianat darah untuk mempertahankan gagasan bahwa keluarga mereka 'murni', dan bahkan tidak mengakui keberadaan darah Muggle dalam keluarga mereka. Terlepas dari itu, sebagian besar Pelahap Maut kemungkinan besar adalah berdarah campuran yang berpura-pura menjadi berdarah murni untuk bertindak sebagai Pelahap Maut.
Selain pandangan mereka terhadap Muggle dan penyihir kelahiran Muggle, Pelahap Maut juga secara terbuka mempraktikkan Ilmu Hitam sebagai cara untuk mendapatkan kekuasaan, dan secara rutin terlibat dalam tindakan kekerasan yang melanggar hukum dunia sihir untuk mencapai tujuan mereka.
Struktur dan Hierarki
Mereka memiliki hierarki informal, dengan Lord Voldemort sebagai pemimpin tertinggi. Lalu diikuti oleh anggota peringkat atas, yang seringkali merupakan Pelahap Mautnya yang paling kuat dan tepercaya. Diduga seperti Lucius Malfoy, Narcissa Malfoy, Bellatrix Lestrange, Severus Snape, dll.
Anggota Terkenal Pelahap Maut
- Severus Snape: Mata-mata penting Lord Voldemort, namun membelot dari Pelahap Maut. Seorang agen ganda dalam Pelahap Maut, berpura-pura setia kepada Voldemort sambil sebenarnya melindungi Harry Potter dan melayani Orde Phoenix demi Dumbledore.
- Peter Pettigrew: Dikirim untuk membantu Severus Snape. Peter Pettigrew membunuh Cedric Diggory atas perintah Lord Voldemort.
- Bellatrix Lestrange: Pelahap Maut paling setia, fanatik, dan berbahaya dalam lingkaran dalam Lord Voldemort. Seorang eksekutor sadis yang menyiksa lawan (termasuk orang tua Neville Longbottom), membunuh Sirius Black dan Nymphadora Tonks.
- Keluarga Malfoy: pengikut setia Lord Voldemort, hingga pada akhirnya membelot juga. Lucius Malfoy memimpin sekelompok 12 Pelahap Maut dalam pertempuran di Departemen Misteri untuk mencuri ramalan. Serta menyediakan Malfoy Manor sebagai markas.
- Igor Karkaroff: Membelot dari Pelahap Maut dengan membocorkan informasi.
- Regulus Black: Seorang pengikut setia Lord Voldemort pada awalnya, hingga membelot setelah tobat dan ditugaskan menyembunyikan Horcrux. Regulus berhasil mencuri liontin Salazar Slytherin dan berniat menghancurkannya, tetapi tewas diseret Inferi ke dalam danau. (yhaa pentingnya les renang sejak dini)
- Barty Crouch Junior: Salah satu pengikut fanatik Lord Voldemort. Menyamar sebagai Mad-Eye Moody lalu memanipulasi Turnamen Triwizard untuk membawa Harry Potter kepada Voldemort.
Anggota Dikenal Lainnya:
- Antonin Dolohov
- Thorfinn Rowle
- Augustus Rookwood
- Evan Rosier
- Walden Macnair
Itulah kelompok yang dahulu pernah ditakuti seluruh dunia sihir, Pelahap Maut, akibat teror dan kerusakan yang mereka perbuat. Kira-kira apa pendapatmu soal kelompok ini? Silakan ceritakan di kolom komentar!
Jika kamu tertarik untuk menjadi Relawan Penulis Petuah Jaka Potter, harap menghubungi Lynx Ainsleight!
ditulis oleh Daphne Violette