Petuah Jaka Potter (JAringan KAmus POTensial TERlengkap)

Muggle: Tanpa Sihir, Tanpa Tongkat, Tetapi Tetap Penting

Edisi ke-188 dari Petuah Jaka Potter

Dunia ini luas, semakin luas dengan eksistensi sihir yang kita miliki. Sesuatu yang luas memiliki tingkat kewajaran yang tinggi apabila dilengkapi dengan diferensiasi. Sama seperti fakta bahwa penyihir tidak hanya berada di Eropa, ada juga di Amerika, Afrika, tapi juga bahkan di Asia dan Australia, terdapat kelompok manusia yang hidup sepenuhnya tanpa campur tangan sihir dan magis, perkenalkan, mereka disebut, Muggle. Muggle, merujuk pada orang-orang non-magis yang lahir dari orang tua non-magis dan tidak memiliki kemampuan sihir sama sekali. Mereka menjalani kehidupan yang, bagi para penyihir, tampak biasa saja, seperti bekerja tanpa sihir, makan tanpa sihir, bahkan berperang menggunakan sihir, alih-alih sihir, mereka menggunakan teknologi, dan menghadapi dunia tanpa tongkat sihir. Meski begitu, keberadaan mereka justru menjadi fondasi penting dalam dinamika dunia sihir itu sendiri.
 

Apa Itu Muggle?

Sederhananya, Muggle adalah manusia yang dilahirkan dari orang tua tanpa kemampuan sihir. Kata "Muggle" yang merujuk sebagai kata sifat digunakan secara umum oleh komunitas penyihir di Britania Raya, sedangkan di negara lain, seperti Amerika Serikat, mereka menyebutnya dengan sebutan No-Maj. Prancis menyebutnya dengan Non-Magiques.
 

Tak Kenal Maka Tak Sayang: Tak Paham Bedanya Maka Tertukar

Sangat penting untuk tidak menyamakan Muggle dengan kelompok lain yang mungkin memang mirip, seperti Muggle-Born, ataupun Squib. Perbedaannya terletak di beberapa hal, Muggle merupakan manusia yang lahir dari orang tua non-magis dan tidak memiliki kemampuan magis. Muggle-Born merupakan manusia yang lahir dari orang tua non-magis namun dilahirkan dengan kemampuan sihir. Squib adalah manusia yang lahir dari keluarga penyihir tapi tidak memiliki kemampuan sihir, perbedaan yang sangat penting untuk dipahami ini menunjukkan bahwa memang dalam dunia sihir, garis pembatas antara "magis" dan "non-magis" tidak selalu sesederhana yang terlihat. Ini juga sedikit menyambung dengan pembahasan Obscurus/Obscurial, Obscurus merupakan energi terpendam yang sering disebut energi "gelap" yang berada dalam sebuah tubuh/inang (Obscurial) yang merupakan anak dengan kemampuan sihir yang dipendam dan ditahan secara sadar, energi ini yang seharusnya bisa disalurkan oleh anak tersebut dengan belajar sihir ataupun menggunakannya, bisa memanifestasikan bentuknya sendiri menjadi entitas terpisah yang bisa meledak dan merusak dengan dahsyat. Ini mengapa bahkan seorang Muggle-Born pun, seperti Hermione, harus melatih dan menggunakan sihirnya.

 

Why Hide When You Can Explain?

Jumlah penyihir dan Muggle hampir sama, yang mengindikasikan Muggle memang sangat banyak. Tetapi muncul sebuah pertanyaan, mengapa mereka tidak mengetahui eksistensi dunia sihir? Pertanyaan ini bermuara pada peraturan penting di dunia sihir yaitu International Statute of Wizarding Secrecy yang disahkan pada tahun 1692, dimana aturan ini mewajikan komunitas penyihir untuk menyembunyikan keberadaan mereka dari Muggle. Alasan peraturan semengikat dan sekeras ini diciptakan ialah peristiwa yang terjadi pada Abad Pertengahan, dimana ketakutan Muggle/komunitas tanpa sihir terhadap sihir itu sendiri membuat banyak orang non-magis memburu dan mengadili mereka yang dianggap/dicurigai penyihir, maka demikian untuk menghindari konflik dengan menjaga keamanan kedua belah pihak, dunia sihir memilih untuk hidup dalam bayangan. Maka mantra Obliviate dan Confundus merupakan mantra yang sangat familiar bagi petugas Kementrian Sihir yang turun tangan apabila seorang Muggle tak sengaja menyaksikan kejadian magis.

 

Ketidaksengajaan yang Meningkatkan Kecurigaan

Beberapa peristiwa dimana Muggle melihat/menyaksikan sihir atau sesuatu yang magis adalah seperti berikut:
  • Skotlandia yang menjadi tempat tinggal makhluk sihir Kelpie terbesar seringkali tidak sengaja melanggar statuta kerahasiaan karena Muggle mengaku melihat monster yang mereka juluki Loch Ness.
  • Di Tibet, tak jarang juga makhluk sihir Yeti nampak dan menggemparkan dunia.
  • Insiden Ilfracombe, dimana sebuah Naga Hijau Welsh yang ganas menyerang sekelompok orang yang sedang berjemur di tahun 1932, untungnya naga ini dihentikan oleh keluarga sihir Toke, yang langsung dengan sigap menghapus memori para saksi mata, namun tidak mampu menghapus semuanya, sehingga mengekspos dunia sihir kepada beberapa orang non-magis.
  • Di Amerika Utara, tahun 1790, seorang penyihir bernama Dorcus Twelvetrees melakukan pelanggaran serius ketika ia menceritakan informasi rahasia kepada seorang keturunan No-Maj bernama Bartholomew Barebone. Dorcus yang terlalu percaya dengan Bartholomew, memberi tahu tentang keberadaan MACUSA (Kementrian Sihir Amerika) dan juga lokasi sekolah Ilvermorny, kemudian Bartholomew mencuri tongkat sihirnya dan memamerkannya kepada pers, serta menyerukan penganiayaan terhadap kaum penyihir oleh kaum No-Maj. Karena insiden dan kebodohan Dorcus, Presiden Emily Rappaport dari MACUSA memberlakukan "Hukum Rappaport" yang sepenuhnya memisahkan penyihir dari kaum No-Maj.

Itulah dia serba-serbi tentang manusia yang tidak memiliki kekuatan magis, atau Muggle! Apakah kamu pernah punya cerita menarik dengan Muggle? Coba ceritakan kisahmu di kolom komentar ya!
 

Jika kamu tertarik untuk menjadi Relawan Penulis Petuah Jaka Potter, harap menghubungi Lynx Ainsleight!
ditulis oleh Viserys de Leon

coded by Issie
random name generator by Susie