Petuah Jaka Potter (JAringan KAmus POTensial TERlengkap)

Azkaban: Pulau Dingin Yang Menelan Nama

Edisi ke-180 dari Petuah Jaka Potter

Halo, para penghuni WoP! Blog memperkenalkan seri blog ini kepada kalian semua: Petuah Jaka Potter alias Jaringan Kamus Potensial Terlengkap! Blog ini akan dirilis dua kali seminggu dengan penulis yang berbeda-beda. Pastinya, kami akan membahas hal-hal seputar dunia sihir Harry Potter. Mungkin kamu sudah tahu tentang hal-hal ini, mungkin juga tidak. Pokoknya, baca dulu sampai akhir, ya!

Gambar oleh Nassima
Siapa yang tidak tahu dengan Azkaban? Tempat yang paling tidak diidam-idamkan untuk ditinggali. Melalui artikel ini, yuk kita bahas lebih dalam mengenai tempat paling bersejarah yang satu ini!
 

Asal-muasal Azkaban

Terletak di pulau yang dingin lirih dan kejam, Azkaban merupakan bentuk preventif dan represif yang dilakukan oleh Kementrian Sihir Inggris untuk menekan dan menghukum tindakan kriminalitas. Dimulai dari penghuni pertama pulau ini, Ekrizdis, penyihir gelap yang paling buruk, lebih dahulu menempati pulau ini saat dirinya membangun benteng di pulau ini dan melakukan Sihir Hitam yang jahat selama ia menempatinya. Diketahui dirinya sering memancing para pelaut yang merupakan Muggle untuk menghampiri pulaunya, sesaat pelaut Muggle itu memakan pancingannya, Ekrizdis akan menyiksa dan membunuh mereka, diketahui secara jelas bahwa sisi kemanusiaannya memang sudah termakan seiring dirinya menempati pulau itu. Ketika akhirnya Ekrizdis meninggal, mantra penyembunyian yang ia tempatkan pada benteng dan atau pulau itu perlahan memudar, dan barulah pada saat itu Kementrian Sihir menyadari keberadaan benteng misterius di tengah-tengah pulau dingin ini.
 

Penemuan kembali Pulau Hebrides

Penasaran dengan apa yang ada di pulau ini, di dalam benteng ini, Kementrian Sihir mengirimkan penyelidik ke pulau ini. Penyelidik itu menemukan banyak hal selain kengerian permanen, selain adanya makhluk Dementor, kegelapan yang ada di benteng dan pulau itu meninggalkan impresi seram yang cukup mengakar, hingga Kementrian Sihir memutuskan untuk mengurungkan niat mereka yang awalnya ingin menghancurkan benteng ini, dan justru membiarkan tempat ini, tanpa pengawasan, tanpa keamanan, dan tanpa peduli.
 

Berdirinya Azkaban

Awalnya, Kementrian Sihir Inggris berencana untuk membuat penjara di pulau Hebrides, untuk menghilangkan ketidakpraktisan yang tidak diinginkan dari penjara lokal yang kecil. Namun, hal ini berubah, ketika penyihir yang bernama Damocles Rowle terpilih sebagai Menteri Sihir pada tahun 1718, ia mengubah rencana ini dan bersikeras menggunakan pulau dimana terdapat benteng Azkaban sebagai gantinya. Hal ini didasari keinginannya untuk menggunakan Dementor sebagai aset potensial, untuk mempekerjakan makhluk gelap ini sebagai penjaga dan menghemat biaya, waktu, serta nyawa.
 

Percobaan Dementor sebagai Penjagal

Pada range tahun 1733 sampai 1747, benteng dingin nan kejam ini, Azkaban, telah sepenuhnya berfungsi sebagai penjara Kementerian Sihir. Suatu waktu, Menteri Sihir Eldritch Diggory mengunjungi tempat tersebut dan menyaksikan secara langsung dampak kehadiran Dementor terhadap para tahanan. Melihat keputusasaan mendalam, kegilaan, dan hilangnya kemanusiaan yang diberikan benteng ini, ia berupaya mencari alternatif Azkaban dengan membentuk komite, termasuk wacana menyingkirkan Dementor dari Azkaban. Namun, ketakutan akan kemungkinan Dementor menyerang daratan jika kehilangan “sumber makanannya” membuat usulan ini ditolak, pum saat Diggory wafat akibat Cacar Naga, strateginya ini berhenti begitu saja.
 

Pengokohan Dinding Azkaban

Penerusnya, Menteri Sihir Hesphaestus Gore, memiliki kiblat yang berbeda dengan Diggory, justru memperkuat dan merenovasi Azkaban, menegaskan penjara tersebut sebagai institusi permanen. Selama berabad-abad kemudian, hampir tidak ada Menteri Sihir yang mempertanyakan keberadaan Azkaban, hingga Kingsley Shacklebolt memulai reformasi Kementerian pada tahun 1998 dan kembali membuka diskusi mengenai legitimasi penjara ini.
 

Kutukan Tak Termaafkan dan Azkaban

Semenjak tahun 1717, penggunaan Kutukan Tak Termaafkan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di Azkaban, dengan pengecualian apabila mereka memiliki bukti melakukan mantra itu di bawah pengaruh kutukan Imperius. Pada Perang Sihir Pertama, kebijakan ini diterapkan secara ekstrem oleh Bartemius Crouch Senior, yang memenjarakan banyak tersangka tanpa pengadilan. Langkah ini memang menekan Pelahap Maut, tetapi juga menyeret orang-orang tak bersalah seperti Sirius Black. Kondisi dunia sihir Inggris yang cukup mencekam pada masa itu membuat kekejaman semacam ini diterima sebagai sesuatu yang perlu.
 

Pelahap Maut dan Azkaban

Pada Perang Sihir Kedua, ketika Pelahap Maut menguasai Kementerian, Azkaban sepenuhnya berubah menjadi alat penindasan. Tahanan yang setia pada Voldemort dibebaskan, sementara penyihir kelahiran Muggle dan musuh politik dipenjara melalui tuduhan palsu. Dementor diberi kebebasan lebih luas, dan banyak tahanan tidak pernah selamat dari penderitaan di dalamnya. Fakta ini kelak menjadi dasar hukuman seumur hidup bagi Dolores Umbridge setelah perang berakhir.
 

Azkaban dan Reputasi Kelamnya

Reputasi Azkaban sebagai tempat paling mengerikan di dunia sihir terutama disebabkan oleh Dementor. Banyak tahanan perlahan kehilangan keinginan untuk hidup dan mati dalam keputusasaan. Bahkan mereka yang dibebaskan tetap membawa trauma seumur hidup. Azkaban, pada akhirnya, tidak hanya mengurung kejahatan, tetapi juga menghancurkan kemanusiaan yang berada di dalamnya.
 

Penghuni yang terkenal :

  1. Percival Dumbledore (seumur hidup), dengan hukuman menyerang Muggle tanpa alasan yang logis (walaupun sebenarnya untuk membalas tindakan kepada putrinya, Ariana Dumbledore)
  2. Sirius Black (12 tahun), dipenjara tanpa melalui prosesi pengadilan setelah dituduh membunuh Peter Pettigrew dan 12 Muggle lainnya, membunuh James dan Lily Potter, mengabdi pada Voldemort.
  3. Bellatrix Lestrange (seumur hidup), dihukum atas tindakan menyiksa Frank dan Alice Longbottom dengan kutukan Cruciatus, menyiksa dan membunuh Muggle dan penyihir.
  4. Marvolo Gaunt (enam bulan), dihukum atas penyerangan kepada pejabat Kementrian Sihir. Carlotta Pinkstone, dipenjara atas tindakannya melanggar Statuta Kerahasiaan Dunia Sihir Internasional secara berulang dan sengaja.

{%FULLNAME%} dan Azkaban

Begitulah kisah sekilas Azkaban. Kira-kira apa alasan kamu untuk mengunjungi Azkaban? Coba bagikan di kolom komentar yuk!
 
Gunakan tautan berikut ini jika pop up tidak muncul:
https://uquiz.com/766D06
 

Jika {%FULLNAME%} pergi ke Azkaban, alasannya adalah ...  !



Jika kamu tertarik untuk menjadi Relawan Penulis Petuah Jaka Potter, harap menghubungi Lynx Ainsleight!
ditulis oleh Viserys de Leon

coded by Issie
random name generator by Susie