Petuah Jaka Potter (JAringan KAmus POTensial TERlengkap)
Quirinus Quirrell: Si Pemalu yang Salah Arah
Edisi ke-172 dari Petuah Jaka Potter
Halo, para penghuni WoP! Blog memperkenalkan seri blog ini kepada kalian semua: Petuah Jaka Potter alias Jaringan Kamus Potensial Terlengkap! Blog ini akan dirilis dua kali seminggu dengan penulis yang berbeda-beda. Pastinya, kami akan membahas hal-hal seputar dunia sihir Harry Potter. Mungkin kamu sudah tahu tentang hal-hal ini, mungkin juga tidak. Pokoknya, baca dulu sampai akhir, ya!
Gambar oleh Víctor Medina
Sosok Quirinus Quirrell
Quirinus Quirrell lahir pada tanggal 26 September 1967 (atau sebelumnya) dan saat berusia 11 tahun, ia diterima di Hogwarts dan terseleksi di Asrama Ravenclaw. Di masa sekolahnya, ia merupakan murid yang berbakat, namun karena pemalu dan seringkali gugup, tidak jarang ia suka mendapat ejekan oleh teman-temannya. ☹ Merasa rendah diri namun ingin membuktikan dirinya sendiri, Quirinus Quirrell mulai mempelajari ilmu hitam, agar dunia mengakui siapa dirinya. Dibalik rasa kegagalan dalam hidupnya, pribadi yang ia bangun berubah menjadi serakah, penuh kebencian, dan ambisius.
Karier Hogwarts Quirinus Quirrell
Kecerdasannya tidak perlu diragukan lagi‒sebetulnya. Ia memperoleh gelar OWL dan NEWT tingkat tinggi pada pelajaran Telaah Muggle dan Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam. Karena pengaruh dan perhatian Profesor McGonagall padanya di masa-masa sulit serta kepercayaan atas kemampuannya, beliau menjadi Profesor Telaah Muggle di Hogwarts hingga tahun 1990.
Dan di tahun 1991-1992, ia menjadi guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam. Karena kepribadiannya yang selalu gugup dan gagap, ia kurang dihormati oleh murid-muridnya, dan menganggap kelasnya sebagai bahan tertawaan dan tidak menganggapnya serius sebagai guru.
Menjadi Pengikut Voldemort
Di tahun 1990, Quirinus Quirrell mengambil cuti dari tugasnya sebagai Profesor Telaah Muggle selama setahun hanya untuk “bertemu” dengan Voldemort. Mengetahui hal ini, Voldemort mengambil kesempatan mengingat Quirrell memiliki posisi di Hogwarts. Voldemort mulai menyatu pada jiwa Quirrell‒salah satu ilmu hitam dimana dapat mengendalikan jiwa seseorang. Untuk menutupi hal ini, Quirell menggunakan sorban sehari-hari dengan mengatakan sorban tersebut adalah hadiah dari Pangeran Afrika atas jasanya mengatasi zombie.
Sekembalinya ke Hogwarts, ia menjadi Profesor Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam pada tahun 1991-1992, menggantikan Profesor Olivia Green yang diterima bekerja di Kementerian.
Quirinus Quirrell dan Batu Bertuah
Percobaan Pencurian Pertama
Pada tanggal 31 Juli 1991, Quirinus Quirrell mulai mencari batu bertuah‒batu yang diinginkan Voldemort untuk kepentingan pribadinya. Ia berupaya untuk mencuri nya di brankas 713 Bank Gringotts, namun tidak berhasil karena pada waktu yang bersamaan, Rubeus Hagrid yang datang bersama Harry Potter ke Diagon Alley menyempatkan untuk mengambil batu itu dari brankas di Bank Gringotts atas perintah Albus Dumbledore.
Karena kegagalan ini, Voldemort tidak lagi sekedar menempel pada tubuh Quirrell, tapi berbagi tubuh dengan wajah Voldemort bergabung di kepala nya. Hal ini mengharuskan Quirrell untuk selalu menggunakan turbannya sepanjang tahun ajaran. Karena hal tersebut, ia tidak dapat mengendalikan pikirannya dan dikendalikan untuk selalu melakukan sesuatu yang tidak ia inginkan. Quirrell juga mewarisi kekuatan dan kelemahan Voldemort dimana ia dapat melakukan sihir tanpa tongkat.
Percobaan Pencurian Kedua
Berbagai kejadian terjadi demi mencuri batu bertuah. Dari membiarkan troll memasuki Hogwarts untuk mengalihkan perhatian nya menyelinap ke koridor lantai tiga tempat batu bertuah disembunyikan hingga memberi mantra pada sapu terbang Harry Potter pada pertandingan Quidditch antara Gryffindor dan Slytherin yang semuanya gagal dilakukan olehnya.
Karena bergabung dengan jiwa Voldemort, jiwa Quirrell melemah drastis dan untuk menjaga dirinya (dan Voldemort dalam tubuhnya) hidup, ia mulai memangsa Unicorn dan meminum darah mereka.
Quirinus Quirrell vs Harry Potter
Tidak menyerah, Quirrell terus mencari cara untuk bisa mencuri batu bertuah. Quirell mengirim surat palsu kepada Profesor Dumbledore untuk ke Kementerian Sihir Inggris dan membuatnya pergi meninggalkan sekolah sementara waktu. Quirell mendapat kesempatan untuk mencuri batu bertuah‒lagi. Ia mampu melewati ruangan pertama‒ruang terlarang di lantai tiga yang terdapat anjing berkepala tiga bernama Fluffy, setelah mendapat informasi dari Hagrid bahwa memainkan musik untuk anjing berkepala tiga akan membuatnya tertidur.
Dengan mudah juga ia bisa memasuki lima ruangan lainnya yang dibuat oleh Para Profesor Hogwarts‒Pomona Sprout dengan ruangan penuh tanaman Jerat Setan nya, Filius Flitwick dengan ruangan penuh Kunci Bersayap, Minerva Mc. Gonagall dengan ruangan berisi Permainan Catur Manusia, Quirinus Quirrell dengan ruangan berisi Troll Gunung, dan Severus Snape dengan ruangan berisi Teka-Teki Ramuan sebagai perlindungan terhadap batu bertuah.,
Pada ruangan ketujuh‒ ruangan yang dibuat Albus Dumbledore dengan berisi Cermin Tarsah, Quirrell tidak dapat menemukan cara untuk mengambil batu itu, bahkan sampai mempertimbangkan untuk menghancurkan sang cermin. Disaat bersamaan, Harry Potter menemukannya‒bukan Severus Snape, dan Voldemort memaksa Harry melalui Quirell untuk melihat dirinya di cermin tarsah. Harry berbohong tentang apa yang dilihatnya di cermin, dengan mengatakan ia melihat dirinya berjabat tangan dengan Dumbledore dan telah memenangkan Piala Asrama. Tahu bahwa Harry berbohong, Voldemort meminta Quirrell untuk membunuhnya, namun ia mengalami luka bakar selama pertarungannya dengan Harry. Tubuh Quirrell terbakar begitu parah sehingga Voldemort merampas tubuhnya dan membiarkannya mati‒dengan sia-sia.
Semirip apa kamu dengan Quirinus Quirrell?
Itulah kisah Quirinus Quirrell, salah satu profesor kita yang jatuh ke genggaman Voldemort. Coba, jadi ingin tahu, semirip apa sih kamu dengan Profesor Quirinus Quirrell? Coba kuis ini dan bagikan hasilnya di kolom komentar yuk!